Berkas Korupsi Anggaran Pilkada Sumba Timur Dilimpahkan ke Pengadilan

    Berkas Korupsi Anggaran Pilkada Sumba Timur Dilimpahkan ke Pengadilan
    Kedua tersangak SL dan SR saat diberangkatkan ke Kupang dikawal oleh JPU Kejari Sumba Timur.

    SUMBA TIMUR - Proses hukum terkait dugaan penyimpangan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sumba Timur tahun anggaran 2024 kini memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumba Timur telah resmi melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang.

    Kepala Kejari Sumba Timur, Akwan Annas, mengonfirmasi bahwa pelimpahan ini merupakan tindak lanjut dari penunjukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada 1 Desember 2025. Penahanan terhadap dua tersangka berinisial SL dan SR telah dilakukan berdasarkan surat perintah yang dikeluarkan pada 4 Desember 2025.

    "Proses pemindahan kedua tersangka ini diantar langsung oleh Tim JPU yang diberangkatkan dari Bandara UMK Waingapu pada Kamis 4 Desember 2025 pukul 06.30 menuju Bandara Udara El Tari Kupang, " kata Akwan pada Jumat (5/12/2025).

    Setibanya di Kupang, kedua tersangka menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum akhirnya ditempatkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kupang. Tersangka SL kini ditahan di Rutan Kupang, sementara SR ditempatkan di Lapas Perempuan Kelas IIB Kupang.

    Dengan pelimpahan berkas ini, kasus dugaan korupsi anggaran Pilkada Sumba Timur akan segera disidangkan di pengadilan, menandai langkah penting dalam penegakan hukum di daerah tersebut. (PERS

    korupsi pilkada sumba timur kejaksaan pengadilan tipikor anggaran daerah berita hukum
    Updates.

    Updates.

    Artikel Berikutnya

    Sidang Perdana Korupsi Dana Pilkada Sumba...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Rancangan UU Disinformasi Ancaman Kebebasan Berekspresi?
    PA3KN DPR Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Kebijakan untuk Penguatan Analisis APBN
    Putusan Pengadilan Terhadap Mantan Ibu Negara Korsel Terkait Kasus Dugaan Korupsi Segera Dibacakan
    Thomas Djiwandono Deputi Gubernur BI, Said Abdullah: Publik Tak Perlu Khawatir
    Gubernur Lemhannas: Fondasi Generasi Hebat Dibangun Dari Keluarga

    Ikuti Kami